Sumber data
Kami memakai sumber primer: OJK, LPS, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, Kemenkeu (DJPPR), BPS, penerbit produk, dan data pasar publik dari bursa/exchange berizin. Setiap artikel dan alat mencantumkan sumber serta tanggal data diambil.
Cara kami menghitung
- Simulasi memakai data masa lalu, sudah memperhitungkan biaya transaksi dan pajak sejauh yang bisa kami ketahui.
- Asumsi yang berupa perkiraan ditandai dengan jelas sebagai estimasi.
- Kami tidak memilih periode yang hanya terlihat bagus. Semua titik mulai ikut dihitung.
Aturan menulis
- Tidak ada kata “pasti untung”, “aman 100%”, “cuan”, atau target keuntungan.
- Setiap angka keuntungan disandingkan dengan kerugian terbesar yang pernah terjadi, dalam Rupiah.
- Produk tidak berizin tidak akan kami bahas sebagai pilihan, kecuali untuk peringatan.
Sponsor dan afiliasi
Konten bersponsor selalu diberi label “Bersponsor” di bagian atas. Sponsor tidak bisa mengubah data, hasil simulasi, atau kesimpulan kami. Tautan afiliasi, jika ada, ditandai jelas.
Koreksi
Kesalahan kami perbaiki secepatnya, dan catatan koreksi dicantumkan di akhir artikel beserta tanggalnya. Laporkan kesalahan ke halo@timbang.id.